Kamis, 26 Januari 2012

Makalah


Makalah adalah karya tulis ilmiah mengenal suatu topik tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup perkuliahan atau yang erkaitan dengan suatu tema seminar, simposium, diskusi atau kegiatan ilmiah lainnya.
Ciri-ciri Makalah
1.      Merupakan hasil kajian literatur atau hasil laporan pelaksanaan kegiatan lapangan mengenai suatu permasalahan.
2.      mendemonstrasikan pemahaman teoritik dan kemampuan menerapkan prosedur ,prinsip dan teori yang berhubungan dengan permasalahan.
3.      menunjukan kemampuan pemahaman isi dan berbagai sumber yang digunakan.
4.       mendemonstratsikan kemampuan menyusun berbagai sumber informasi dalam satu kesatuan sintesis yang utuh.
A.3.3 Karakteristik Makalah
Makalah mahasiswa yang dimaksudkan dalam hal ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
  1.  Diangkat dari suatu kajian literatur atau laporan pelaksanaan kegiatan lapangan.
  2. Ruang lingkup makalah berkisar pada cakupan permasalahan dalam suatu mata kuliah.
  3. Memperlihatkan kemampuan mahasiswa tentang permasalahan teoritis yang dikaji atau dalam menerapkan suatu prosedur ,prinsip atau teori yang berhubungan dengan perkuliahan.
  4. Memperlihatkan kemampuan para mahasiswa dalam memahami isi dari sumber-sumber yang digunakan.
  5. Menunjukan kemampuan mahasiswa dalam merangkai berbagai sumber informasi sebagai satu kesatuan sintesis yang utuh.
A.3.4 Jenis–jenis Makalah
A .  Makalah ilmiah
Makalah ilmiah pada umumnya dipakai bagi karya tulis hasil studi ilmiah yang berisi masalah dan pembahasan.
B . Makalah kerja
Makalah kerja pada umumnya dibaca pada seminar makalah kerja disampaikan dalam bentuk argumentasi dalam suatu hasil penelitian.
C . Makalah kajian
Istilah ini dipakai untuk karya tulis ilmiah yang merupakan saran pemecahan suatu masalah yang kontroversial tanpa maksud untuk dibaca dalam suatu seminar.

A.3.5 Sistematika Makalah
       Batang tubuh makalah, terdiri dari:
a.       Pendahuluan
Pendahuluan berisi pengantar ke permasalahan pokok yang memberikan gambaran tentang batasan dan tujuan penelitian.
isi pendahuluan + 15%
bab ini dibagi dalam 3 sub bab sebagai berikut:
  1. Latar belakang
      Memberikan penjelasan tentang manfaat /pentingnya timbulnya judul/topik   untuk dibahas.
  2. Ruang lingkup
      Memberikan penjelasan tentang ruang lingkup permasalahan yang menjadi batasan pembahasan
  3. Maksud dan tujuan penelitian
      Memberikan penjelasan tentang maksud penelitian makalah dan tujuan berisi tentang hal yang diinginkan pada penulisan makalah, sesuai dengan konteks permasalahan yang akan dibahas.
b.      Pembahasan
Pembahasan merupakan isi dari makalah,berupa uraian yang relevan dengan ruang lingkup.
Isi pembahasan +75% dengan pembagian meliputi:
  1 . Uraian yang membahas pemecahan masalah dengan isi topik.
  2. Dalam menguraikan pembahasan isi dapat menggunakan bahan referensi yang resmi.
  3. Bila mungkin dapat memuat faktor-faktor penentu (faktor pendukung dan faktor penghambat).
  4. Pada dasarnya uraian tersebut adalah untuk menjawab permasalahan dengan alternatif pemecahan masalah.
c.        Penutup
Pada bab yang terakhir ini berisi tentang kesimpulan dan saran yang pada dasarnya merupakan penegasan inti makalah yang dirumuskan dengan jelas,singkat dan tegas.
Isi penutup+10%
    1. Kesimpulan
         Berisi jawaban dan permasalahan dalam bentuk resume atau ikhtisar dari
         permasalahan.
    2. Saran
        Merupakan usul atau pendapat dari penulis  yang mengacu pada materi pembahasan.       Hendaknya dikemukakan secara jelas dan kemungkinan dapat dilaksanakan.
d.      Daftar pustaka
Merupakan acuan dalam penulisan makalah baik dari buku, surat kabar, internet dan sumber tertulis lainnya.
Contoh penulisan daftar pustaka:
sumarto,Perpajakan,BPFE Universitas Taman Siswa Yogyakarta dan Air Printing,Yogyakarta:2002
e.       Lampiran – lampiran

Rabu, 25 Januari 2012

Menulis Sebagai Proses Kreatif


Menulis merupakan suatu proses kreatif yang banyak melibatkan cara berpikir divergen (menyebar) daripada konvergen (memusat) (Supriadi,1997). Sebagai proses kreatif yang berlangsung secara kogniif, penulisan karya ilmiah dan penyusunan tulisan ilmiah memuat 4 tahap, yaitu :
1)      Tahap Persiapan (Prapenulisan)
Ketika seseorang merencanakan, menyiapkan diri, mengumpulkan dan mencari informasi, merumuskan masalah, menentukan  arah dan fokus tulisan, mengolah informasi, menarik tafsiran dan inferensi terhadap realitas yang akan dihadapinya, berdiskusi, membaca, mengamati, melakukan survei dan lain lain yang akan memperkaya masukan kognitifnya untuk diproses pada tahap selanjutnya.

2)      Tahap Inkubasi
Ketika seseorang memproses informasi yang telah dimilikinya sedemikian rupa, sehingga mengantarkannya pada ditemukannya pemecahan masalah, jalan keluar/solusi yang dicarinya.

3)      Tahap Iluminasi / Inspirasi
Ketika datangnya inspirasi atau insight, yaitu gagasan datang seakan datang tiba-tiba dan berloncatan dari pikiran kita. Iluminasi tidak mengenal waktu dan tempat.

4)      Tahap Verifikasi / Evaluasi
Apa yang dituliskan sebagai hasil dari tahap iluminasi itu diperiksa kembali, diseleksi dan disusun sesuai dengan fokus laporan/tulisan yang diinginkan.

Menulis Akademik


Menulis akademik (academic writing) bukan pekerjaan yang sulit, tetapi juga tidak mudah. Tidak ada waktu yang tidak tepat untuk memulai menulis. Artinya, kapan pun seseorang dapat melakukannya. Ketakutan akan gagal bukanlah penyebab yang harus dipertahankan. Itulah kiat yang ditawarkan oleh David Nunan (1991: 86-90).
Berikut konsep pengembangan keterampilan menulis menurut David Nunan :
·         Perbedaan Antara Bahasa Lisan dan Bahasa Tulis
Tampak pada fungsi serta karakteristik yang dimiliki oleh keduanya. Namun yang patut diperhatikan adalah harus memiliki fungsi komunikasi.

·         Menulis Sebagai Proses dan Menulis Sebagai Produk
Pendekatan yang berorientasi pada proses lebih memfokuskan  pada aktivitas belajar (menulis) sedangkan pendekatan yang berorientasi pada produk lebih memfokuskan pada hasil belajar (menulis).

·         Strukur Generik Wacana Tulis
Strukur generik wacana dari masing-masing jenis karangan atau tulisan tidak menunjukan perbedaan yang mencolok. Hanya pada jenis karangan narasi, menunjukkan strukur yang lengkap yang terdiri atas orientasi, komplikasi dan resolusi. Hal inilah yang menjadi ciri khas atau karakteristik jenis karangan narasi.

·         Perbedaan Antara Penulis Terampil dan Penulis Tidak Terampil
Salah satu kesulitan yang dialami penulis pemula (penulis tidak terampil) adalah ia kurang mampu mngantisipasi masalahyang ada pada pembaca. Adapun penulis yang terampil, ia mampu mengatasi masalah tersebut ataupun masalah lainnya. Masalah lain adalah masalah yang berkenaan dengan proses menulis iu sendiri.

·         Penerapan Keterampilan Menulis Dalam Pembelajaran
Ada tiga tahap proses menulis menurut David Nunan :
1.      Tahap prapenulisan
2.      Tahap penulisan
3.      Tahap revisi atau penyempurnaan


Langkah-langkah Menulis Akademik

Adapun langkah-langkah pada proses penulisan, adalah sebagai berikut :
o   Merencanakan
Dalam proses perencanaan, kegiatan-kegiatan berikut sangat penting diperhatikan oleh setiap penulis :
§  Mengumpulkan Bahan
Dapat berupa data, informasi bacaan sebelum memulai menulis.
§  Menentukan Tujuan dan Bentuk
§  Menentukan Pembaca
Penulis harus mampu mengetahui keadaan pembaca sebaik-baiknya.

o   Menulis
Dalam penulisan ilmiah, karena kompleksnya isi dan adanya batas waktu yang sudah pasti, lebih baik memulai menulis seawal mungkin, lebih-lebih penulis sudah mempersiapkan bahan sebagai bahan dasar penulisan dan paling akhir sedikit menyusun draft untuk mencapai hasil akhir.

o   Merefleksikan
Teknik yang sering digunakan oleh penulis karangan ilmiah, sebelum merangkum karangannya, mereka merefleksikan apa yang telah mereka tulis. Kesempatan ini memungkinkan penulis memperoleh perspektif yang segar tentang kata-kata yang mulanya tampak sangat betul tetapi kemudian terasa salah.

o   Merevisi
Revisi, perbaikan dan penyempurnaan tulisan yang dilaksanakan secara berati-hati dan seksama dapat menghasilkan tulisan yang jelas, terarah, terfokus dan sesuai dengan keinginan penulis dan pembaca.